Selasa, 05 Mei 2015

Untukmu yang mempunyai peran dalam kehidupanku. Selalu ada hal berharga yang bisa aku petik dari setiap kejadiannya 



Sejak awal saling mengenal, tak ada keinginan sedikitpun dariku untuk bermusuhan. Apalagi memutuskan tali silaturrahmi denganmu. Aku bukanlah mengharapkan dirimu untuk menjadikan aku seseorang yang special bagimu, karna aku juga sadar diantara kita ada perbedaan yang nyata dan aku merasa diri ini jauh dari sempurna dibandingkan kamu yang begitu sempurna. 
Namun aku tak bisa memungkiri akan rasa kagumku kepadamu. Kagum bukan karna fisik semata, melainkan sifat, perilaku, banyak hal baik yang bisa petik dari setiap kejadiannya. Cukup akau yang tahu akan rasa ini, aku tak akan membiarkanmu mengetahui apa yang aku rasakan terhadapmu, sampai pada waktunya nanti. Karena jika kamu mengetahui, aku tak asanggup bila kamu nanti akan membenci dan menjauhi aku. Biarlah aku yang menyimpan ini semua, aku bahagia bila harus melihatmu dari jauh dan tetap komunikasi setiap hari, salng memberikan dukungan, dan memotivasi serta berbagi pengalaman supaya kelak bisa semangat dalam menempuh kuliah. 
Tak ada keberanian dari aku apabila berpapasan denganmu, lidah ini terasa kilu untuk menyapamu namun bukan berarti aku tak bisa mendoakan seseorang yang selalu memberiku semangat. Dan tubuh ini tak mampu tegap dikala aku melihatmu. Aku harap kamu tak berfikiran, bahwa aku orang yang sombong atau lupa denganmu. Namun apa daya setelah aku bahagia bia kembali komunikasi, yang sebelumnya pernah putus, itu menjadi komunikasi terakhir antara kamu dengan aku. Berawal darimu yang sudah enggan membaca bahkan membalas pesanku. Dan gakda kabar akhir-akhir ini, dari sebelumnya yang selalu menyapa dikala pagi menjelang berangkat, siang menjelang maka, dan malam pada waktu sibuk dengan tugas masing-masing. Kamu selalu memberiku semangat, meskipun kamu juga butuh semangat. 
Rupanya itu adalah jawaban dari semua pertanyaanku. Kamu sudah mempunyai seseorang yang special. Dan aku harus mundur meskipun diantara kita tidak ada ikatan. Karena aku gak mungkin bisa mengganggu ataupun sekedar menyapamu melalui pesan singkat yang nantinya akan mengecewakanmu. Aku harus tahu, bahwa jawaban ini adalah alasanmu bahwa kamu ingin menghargai orang special itu. Yang perllu aku ketahui, jangan sampai aku melewati batas dimana aku mengharakan bisa kembali berkomunikasi denganmu seperti sebelumnya. Dan itu gak bisa terjadi untuk sekarang bahkan seterusnya. Karna ada seseorang yang musti kamu jaga perasaanya, supaya kamu bahagia dengannya. Dan kehadiranku gak akan jadi alasan untuk membuatmu kecewa. Karena aku akan bahagia bila harus melihatmu bahagia mdengan orang yang kamu sayang daripada berteman denganku yang akan membuatmu kecewa. Maafkan aku,jika kehadiranku membuatmu gak nyaman. Aku akan berusaha perlahan menjauhimu, tidak menegnalmu, dan menyapamu mulai sekarang, jika itu yang bisa membuatku bahagia. Mungkin itu alasanku supaya aku masih bisa mengharapkan kamu bahagia, meskipun kiini tidak lagi berteman seperti yang dulu. 





Tidak ada komentar:

Posting Komentar